Thu. Oct 22nd, 2020

Sepuluh aturan bagi anak untuk dididik.

1. Menunjukkan Rasa Hormat

Topik penghormatan sangat luas; namun, itu adalah salah satu hal terpenting yang akan dipelajari anak-anak di masa muda mereka. Sebagai orang tua, penting bagi Anda untuk menjelaskan dan juga menunjukkan kepada anak-anak Anda apa artinya menunjukkan rasa hormat, dan bagaimana mereka akan tahu ketika mereka sendiri dihormati.

Respek adalah istilah umum yang mencakup banyak hal, termasuk sopan santun, kebaikan, dan kesopanan. Tentu saja, penting juga bagi anak-anak untuk memahami bahwa setiap orang berhak dihormati, tidak peduli dari mana asalnya atau bagaimana penampilan mereka.

2. Keaslian

Kejujuran adalah kebijakan terbaik, terutama jika menyangkut orang tua dan anak mereka. Kejujuran bisa menjadi hal yang indah dan berharga jika dipraktikkan dengan sungguh-sungguh dan tidak pernah dimanfaatkan.

Para orang tua hendaknya ingat bahwa mereka juga perlu mempraktikkan kejujuran kepada anak-anak mereka, sehingga mereka dapat mendorong mereka untuk menemukan nilai dalam mengatakan kebenaran. Selain itu, mendorong anak untuk jujur ​​juga dapat membantu membuka jalur komunikasi dalam keluarga dan mendapatkan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi.

3. Nilai Tanggung Jawab

Anak-anak kecil tidak akan belajar tentang tanggung jawab selama beberapa tahun, tetapi hanya membutuhkan beberapa pelajaran sederhana untuk mengenalkannya ke dalam kosa kata dan perilaku mereka. Memberi anak Anda tanggung jawab seperti pekerjaan rumah, tugas sekolah, atau hewan peliharaan dapat membantu mereka menghargai tugas mereka, dan perasaan bahwa pekerjaan telah selesai dengan baik.

Selain itu, pelajaran tanggung jawab juga harus mendorong anak-anak untuk meminta bantuan ketika mereka membutuhkannya dan untuk memecahkan masalah yang mereka hadapi.

4. Memahami Pentingnya Syukur

Banyak anak tidak menyadari betapa indahnya hidup dan betapa diberkatinya mereka berada dalam situasi unik mereka. Oleh karena itu, penting untuk menyoroti berkat-berkat ini dan mendorong rasa syukur terhadapnya setiap hari.

5. Menunjukkan Kebaikan kepada Semua Orang dan Hal

Kebaikan tidak pernah ketinggalan zaman, dan itu membantu membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Jika Anda mengajari anak-anak Anda segala sesuatu dalam hidup, selalu ajarkan mereka untuk bersikap baik kepada orang lain.

Anak-anak harus memahami bahwa ada orang lain di dunia ini dan bahwa kita semua harus berbagi planet ini dengan kebaikan dan rasa hormat. Pastikan untuk mendorong mereka untuk bersikap baik kepada teman, keluarga, dan bahkan orang yang Anda temui di jalan bersama. Kepositifan bisa menular.

6. Mempraktikkan Keadilan

Tidak semuanya berjalan sesuai keinginan anak Anda, dan mereka mungkin akan mengetahuinya dengan cukup cepat dalam hidup.

Namun, penting bagi anak-anak untuk memahami konsep keadilan dan bahwa mereka memahami bagaimana mempraktikkan kesetaraan dalam semua situasi sosial tempat mereka berada. Setiap orang harus diperlakukan sama, dan aturan harus diikuti untuk memastikan setiap orang mendapat giliran atau kesempatan. waktunya untuk berbicara.

7. Menjadi Pemenang yang Baik

Menang selalu menyenangkan, tetapi mungkin saja mengalami “kemenangan buruk”. Mereka yang bersukacita atau yang bergembira atas kegagalan orang lain adalah pemenang yang buruk.

Sangat bagus untuk mendorong anak-anak Anda untuk bekerja keras dan menjadi yang terbaik yang mereka bisa, tetapi mereka juga harus tahu bahwa menang datang dengan tanggung jawab. Menjadi pemenang yang baik berarti berjabat tangan, berbicara dengan lawan, dan mencari cara untuk meningkatkan diri di lain waktu.

8. Menjadi Pecundang yang Baik

Di sisi lain, anak juga harus dididik tentang menjadi pecundang yang baik. Anak-anak harus mengalami perasaan kehilangan karena itu membantu membuat mereka tetap rendah hati dan mendorong kerendahan hati yang sehat.

Seorang pecundang yang payah sering kali menemukan alasan untuk kegagalannya dan tidak pernah memperjuangkan lawannya. Dalam olahraga, ini mungkin bukan masalah besar; Namun, perilaku ini dapat diterjemahkan ke dalam situasi kehidupan nyata yang tidak akan terlalu memaafkan.

Seorang pecundang yang baik akan mengambil apa yang telah mereka pelajari dari kesalahan mereka dan kembali bekerja untuk memperbaikinya.

9. Mendorong Keingintahuan

Tidak ada salahnya menanyakan pertanyaan tentang dunia. Selain itu, tidak ada yang salah dengan keinginan untuk belajar lebih banyak atau berusaha untuk belajar lebih dari apa yang telah diberikan kepada seorang anak.

Anak-anak harus dirangsang untuk bertanya dan mendorong batasan baik di rumah maupun di lingkungan luar. Tidak ada yang namanya pertanyaan yang salah, dan rasa ingin tahu yang mendorong memberi anak kepercayaan diri untuk mengungkapkan pikiran mereka.

10. Menghargai Kesadaran Diri

Di zaman sekarang ini, topik kesehatan mental dibahas lebih dari sebelumnya. Sulit untuk berpikir bahwa bahkan anak-anak pun dapat bergumul dengan perasaan positif, tetapi ini adalah kebenaran pahit yang harus disadari oleh orang tua.

Bantulah anak Anda sebanyak yang Anda bisa dengan mendorong mereka untuk sadar diri. Ajari mereka untuk mendengarkan diri mereka sendiri dan perasaan mereka, dan untuk berbagi bagaimana perasaan mereka ketika ada sesuatu yang tidak benar.

Anak-anak kita tidak harus selalu bahagia. Namun, sangat penting bagi mereka untuk selaras dengan emosi mereka dan bahwa mereka merasa aman untuk mengungkapkannya kepada orang lain.

Avatar

By Andre

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *